zaky (cerita idola)
Ronaldo Nazario
Ronaldo lahir pada 18 September 1976 di Bento Ribeiro, sebuah kawasan sederhana di Rio de Janeiro, Brasil. Ia dibesarkan dalam keluarga sederhana bersama kedua orang tuanya, Nélio Nazário de Lima dan Sônia dos Santos Barata. Sejak kecil, Ronaldo sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam sepak bola. Walaupun keluarganya tidak mampu, Ronaldo sering bermain bola di jalanan dengan bola seadanya. Saat berusia 11 tahun, orang tuanya bercerai, dan itu menjadi masa sulit dalam hidupnya. Namun, justru dari situlah Ronaldo semakin serius menekuni sepak bola.
Awal Karier
Ronaldo memulai karier profesionalnya di Cruzeiro pada usia 16 tahun (1993). Dalam waktu singkat, ia mencetak banyak gol dan menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Dengan kecepatannya, dribelnya yang tajam, dan ketajamannya di depan gawang, ia dianggap sebagai "bintang muda masa depan Brasil."
Pada tahun 1994, Ronaldo dipanggil masuk ke tim nasional Brasil untuk Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Walaupun ia tidak bermain, ia tetap ikut merasakan gelar juara dunia saat itu.
Karier di Eropa
1. PSV Eindhoven (1994–1996)
Ronaldo pindah ke Belanda dan bergabung dengan PSV. Di sana, ia tampil luar biasa, mencetak banyak gol meskipun sempat terganggu cedera. Performa briliannya membuat klub besar Eropa mulai melirik.
2. Barcelona (1996–1997)
Pada musim 1996/1997, Ronaldo pindah ke Barcelona. Hanya dalam satu musim, ia mencetak 47 gol dalam 49 pertandingan. Ia menjadi pencetak gol terbanyak La Liga dan memenangkan penghargaan FIFA World Player of the Year 1996. Di usia 20 tahun, ia menjadi pemain termuda yang meraih penghargaan itu.
3. Inter Milan (1997–2002)
Ronaldo kemudian pindah ke Inter Milan dengan rekor transfer dunia. Di Italia, ia dijuluki “Il Fenomeno” karena kemampuan luar biasa: cepat, kuat, lihai dribel, dan tajam. Namun, di Inter pula ia mengalami cedera lutut parah (ACL) yang hampir mengakhiri kariernya. Cedera itu membuatnya absen panjang dan operasi berulang kali.
Meski begitu, ia tetap memenangkan Ballon d’Or 1997 dan menjadi salah satu striker paling ditakuti di Eropa.
Kejayaan di Tim Nasional Brasil
Piala Dunia 1998: Ronaldo menjadi bintang Brasil dan mengantarkan negaranya ke final. Namun, jelang pertandingan melawan Prancis, ia mengalami kejang misterius. Brasil kalah 0–3, dan momen itu menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah sepak bola.
Piala Dunia 2002: Setelah bertahun-tahun menderita cedera, banyak orang meragukan Ronaldo. Tapi ia bangkit di Korea–Jepang 2002. Ronaldo mencetak 8 gol, termasuk 2 gol di final melawan Jerman, membawa Brasil menjadi juara dunia untuk kelima kalinya. Ia juga meraih Sepatu Emas (top skor). Inilah puncak kebangkitannya.
Real Madrid dan Era Galácticos (2002–2007)
Setelah sukses di Piala Dunia 2002, Ronaldo bergabung dengan Real Madrid dalam proyek Los Galácticos bersama Zidane, Figo, Beckham, dan Roberto Carlos.
Di Madrid, ia mencetak banyak gol dan kembali memenangkan Ballon d’Or 2002. Meski sukses, cedera dan berat badan yang naik mulai mengganggu performanya. Namun, ia tetap menjadi legenda di Santiago Bernabéu.
Akhir Karier
Setelah Madrid, Ronaldo sempat bermain di AC Milan (2007–2008), tetapi kembali cedera parah.
Ia kemudian pulang ke Brasil, bergabung dengan Corinthians (2009–2011). Meski kariernya mulai menurun, ia tetap memberikan kontribusi besar dan dicintai fans.
Pada 2011, Ronaldo resmi pensiun. Ia mengumumkan pensiun karena cedera dan masalah kesehatan (hipotiroidisme yang memengaruhi metabolismenya).
Kehidupan Setelah Pensiun
Setelah pensiun, Ronaldo tetap aktif di dunia sepak bola. Ia menjadi duta Piala Dunia, pengusaha, hingga pemilik klub. Pada 2018, ia membeli klub Real Valladolid di Spanyol dan kemudian menjadi presiden klub tersebut.
Di luar lapangan, Ronaldo dikenal ramah, rendah hati, dan sering menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda, termasuk Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang mengaku mengidolakan dirinya.
---
Prestasi Utama Ronaldo Nazário
2x Juara Piala Dunia: 1994, 2002
2x Ballon d’Or: 1997, 2002
3x FIFA World Player of the Year: 1996, 1997, 2002
Top skor Piala Dunia 2002 (8 gol)
Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia (15 gol, rekor sampai 2014)
Juara Copa América (1997, 1999)
Gelar domestik di Brasil, Belanda, Spanyol, dan Piala UEFA bersama Inter Milan
---
Julukan
Ronaldo mendapat banyak julukan, di antaranya:
"Il Fenomeno" (Fenomena) – karena kemampuannya yang luar biasa
"R9" – nomor punggung legendarisnya
"O Fenômeno" – sebutan dari Brasil
Singkatnya, Ronaldo Nazário adalah salah satu striker terbaik sepanjang sejarah. Kisahnya bukan hanya tentang gol dan trofi, tapi juga tentang jatuh bangun menghadapi cedera, tekanan, dan bangkit kembali sebagai legenda sejati sepak bola dunia.

Komentar
Posting Komentar